Jumat, 14 Desember 2012

Sekali lagi.. . .
Aku kalah oleh aku. .
Aku kalah oleh mereka. .
Aku. . .
Tak pernah tersadari,tak pernah berhenti olehmu

Senin, 03 Desember 2012

Selamanya

Kamu. . . .
Orang yang aku tuju.
Kemaren,sekarang,dan esok.
Selamanya

Senin, 26 November 2012

Bukan aku mencintaimu

Mungkin aku tak pernah teringinkan
tak pernah pula kau harap.
tersadarkah aku menginginkanmu,
terlintas pula mengharapmu.

"Maaf,aku mencintaimu"

Aku tak tahu sisa waktu lekas berlalu,
 masih dengan cita yang ku inginkan.

Aku tak tahu sisa waktu lekas berlalu,
bertahan dengan rasa yang mengeluh,
yang tak mungkin engkau perhatikan.

Selasa, 30 Oktober 2012

Selamat Jalan

Aku lelah dengan semua, , ,
Dengan sikapku,dengan sikapmu
Dengan fikiranku,dengan fikiranmu
Dengan terkaanku,dengan terkaanmu
Selamat jalan dan terimaksih

Minggu, 28 Oktober 2012

Sunyi

Tak seperti malam sebelumnya. .
Tak lagi kulihat bulan, ,
Tak lagi kulihat bintang, ,
Temaram lampu itu sekali waktu menghilang,melupa,terlupa. .
Oleh aku,untuk aku,dan aku.

Kekasihku

Duduklah disini. . .
Disampingku, ,
Mendengarkanku, ,
Menikmati kesunyian hati. .
Menikmati jeritan - jeritan hati. .
Malam ini, dan selamanya. .

Kamis, 25 Oktober 2012

Penghakiman

Akhirnya terjatuh juga, , ,
Ditepi jurang bermuara surga katamu, , ,
Tak jauh dari dulu kata makian waktu. . .
Aku mengelok pasrah. .
Mengelok serah kebebasan. . .
Persatuan semangat , kata kuncimu untukku menunduk. , ,
Masih terlintas disini,
sekelebat benak mengekang penghakiman itu.
Jernih,, ,
bening bagi kita cepat lalu untukku

Senin, 15 Oktober 2012

Tentang Kita

Entah betul atau seharusnya,
Setelah kamu,dan aku tahu itu,..
Aku sungkan tentang kamu,
Tentang dulu yang aku mau,
Tentang sekali waktu melepas rindu,
Seperti kamu,dan aku tahu itu...

Rabu, 03 Oktober 2012

Maaf,maaf dan maaf

Malam yang indah,
Lebih dingin,lebih sunyi,
Saat suka duka menyatu,harmonis...
Mulai berbagi dengan bulan,dengan alam,seisinya,.
Sekali lagi,
Ingin aku akhiri fikiran ini,
Beban dan akibat darinya..segera,
Lepas,terbang ataupun hilang..aku terima,
Mungkin juga akhir untukku..aku terima,
Maaf,maaf dan maaf..mungkin takkan cukup,
Tubuh ini terlalu lemah menahannya,
Terlalu keras menerimanya.
Maaf,maaf dan maaf..

Sabtu, 29 September 2012

Lorong mimpi

Seperti lorong mimpi...
Aku melihatmu,menengok tanpa kau sadari,
Hari dan hari,pagisiang ,malam...
Dan hari ini,,
Berbelok ke arahku,
Berpandang dengan pemalu
mungkin karna satu,taklebih hanya mimpi,.
Sendiri menikmati,sendiri mengagumi

Jumat, 28 September 2012

Maaf

Aku menyerah,,
Kepada kakiku,
Kepada tanganku,
Kepada fikiranku,
Kepada hatiku,.
Maaf untuk semua...

Rabu, 26 September 2012

Mata Kaki

Penjejak ini mulai gontai,
Tak mampu lagi mengikuti alur waktu..
Tersendat olehmu,olehku,dan olehnya.
Tiada senyuman sekiranya,,

Selasa, 25 September 2012

Senyumanmu by Letto

Indah matamu,derai rambutmu
Menunjukkan itulah keindahan
Yang memberikan bentuk senyuman
Sebentuk usapan kepada hati

Sinar wajahmu lembut katamu
Seperti nyaman ku menggubah dunia
Kian terasa begitu hampa
Semuanya sirna tanpa cinta

Ku temukan arti kerinduan
Dan ku mengerti yang ku cari
Kau bukanlah cantikmu yang ku cari
Bukanlah itu yang aku nanti
Tetapi ketulusan hati yang abadi
Ku tahu mawar tak seindah dirimu
Awan tak seteduh tatapanmu tetapi
Ku tahu yang ku tunggu hanyalah senyummu

Sabtu, 22 September 2012

Takluk

Akhirnya aku menemukannya,
Mata yang mengikutiku,
Mata yang memberiku tanya dan jawab,
Sekali lagi berulang tatapan berdua,tatapan yang mengarahkanku..

Kamis, 20 September 2012

Aku Mencintaimu

Aku mencintaimu disaat matahari terselip dibelakang rembulan,
Aku mencintaimu disaat rembulan terpangkas indahnya dunia,
Aku mencintaimu disaat matahari dan rembulan saling bertegur sapa.

Senyum Hangatmu

memaknai senyummu,tanya tulusmu..
diantara waktu yang bersebelahan,mengikutiku,
kemaren,baru saja,atau lusa.
tak pernah terucap mulut ini,mengenalmu..
tak pernah tersentuh pula rasa ini,melupakanmu..

Kamis, 13 September 2012

Akhir Hikayat

Akhir hikayat itu masih samar,
Seperti ditepian pantai...
Berdua bertiga berempat...
Sendirian.

Rabu, 05 September 2012

Nurani

Ceriamu telah kembali,
Tak seperti papasan terakhir,tatapan terakhir disudut itu.
Aku temukan cahayamu yang dulu kau sampaikan.
Memecah kesunyian,memekik kehambaran rasa.

meragu

Merindu menggebugebu meronta sendu,
Sekejap,mata terpejam riuh
Terbising rintihan air pereda keluh.
Membayang waktu akhir senda gurau
Saat kau melewatkan aku
Saat ada dan tiada mulai meragu

Selasa, 04 September 2012

Sudut Kotagede

Tak jauh pandang di pelupuk mata,
Lebih sesak,berbatas sejengkal keduanya
Khas jamuan raja,
Katanya yang dahulu berjaya
Disana terukir sisa kemewahan maharaja
Terpatri kepatriotan diri diantara semua

Selasa, 28 Agustus 2012

Kemerdekaan

Merdeka....!!!
Apa itu harga untukmu?
Apa itu tindakan untukmu?
Kita lupa atau tak tahu?
Disini luntur,disanapun aku tak ragu.
Bangunlah kawanku,
Kerasankah dengan ego,dan nafsu yang selalu membelengu?
Marilah kawan..!!
Kita dekatkan semangat dan pandangan kita
Menuju kita yang maju,
Menyatu dalam padu harmonis.

Para Pencari Arah

seluassamudra kau rencana dan kau pegang erat
seperti pualam tergores waktu,tak pernah kau lelah
rencana itu menuntunmu
kelak mengukir alur idealismu
sederhana ,kegiranganmu melekat
aku mengagumimu,
mencerca gaung ideologimu
ikrar bertiga pada angka 30
suatu yang harus di tempuh,satu juang tetap kukuh
di depanmu,
gemerlap pelangi lupa waktu
disanding berpeluk alunan merdu

rest in peace

Diantara keramaian desa yang menusukku,melucuti darahku hingga mengering.
Tepat diatasku,menghujam kebawah dan menggetarkan kaki tanganku.
Keriuhan itu sirna,menghantam bebatuan sebelah pelipis,
Dan terucap rest in peace dalam hawa.

Kamis, 09 Agustus 2012

Menembus Malam

Tiada angin,hilang pula purnamamu
Jejak dingin ini merasuk menembus nurani,dan mengikuti dalam bekumu.
Mengena dalam hatimu gerak dan ucapan,lalu singgah sejenak melepas terurai waktu.

Sabtu, 28 Juli 2012

Sampul Klinik

Akhirnya kepangkuanmu juga,
Pada malam dengungan surau,dan nyanyian orong orong senandung merdu
Masih sama dibawah dua pohon yang mulai rimbun mengurai ikal.
Terawat rapi oleh para bidadari,
dan dia perubahan itu mencolok.

MENGAGUMIMU

Sekali lagi kulihat itu,..
Bukan karna duka merundung
Bahkan mungkin ketegaranmu.
Tapi,
Sekali lagii,,
Aku terkagum menikmati rautmu

Jumat, 27 Juli 2012

Sumpek

Ingin aku bagi,
Aku urai isi otak ini,
Aku lepas resah hati,
Kepada kamu atau dirimu..

Kamis, 26 Juli 2012

Rabu, 25 Juli 2012

Ramadhan 1433H

penuh berkah sebenarnya.
tanpa tersadar terlupa.
terseret tanggal yang mulai menua.
--hingar bingar mulai terasa--
entah untuk apa mereka bersibuk ria,
untuk dunia?
untuk surga?
untuk berpesta?
bersiaplah kawan,
penuhi kewajiban kita,dan 
yakin percaya pada-Nya

Rabu, 18 Juli 2012

AKU INGIN by Sapardi Djoko Damono

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada

Kamis, 12 Juli 2012

aa #01

Masih disana,
Disudut ruang sebelah tangga,
Berkumis perawakan sedang,
Manusia yang tak lazim,(sewajarnya seperti itu)
Ahli dunia,ahli akhirat (semoga)
Seram mencekam rautnya,
Suaranya khas menyesaki sudutsudut,
Dan tak ada pula yang menimpalinya.
Ia dinamis dan statis sekelebat.
Telunjuknya merubah segalanya.
Tangannya,berdansa terbawa angin
beserta tutur dahsyatnya.
Di depan pintu,
Tunggangan gagahnya menunggu,
Bersiap melaju menembus cakrawala,
Tak lupa,papan spesial didepannya.

Mine

Hai hatiku...
Tidurlah lelap dengan mimpi indahmu,
Tidurlah lelap dengan senyum manismu,
Lupakan hari lalu,
Ceriakan esok dengan dengan langkah hebatmu.
 -------------------
 Kanan atau kiri,
Sekali senang atau pilu,
Mengejar atau petak umpet,
Cinta atau benci,
Aku pilih mengucap,
Aku pilih menangis,
Aku pilih menepi,

Rabu, 11 Juli 2012

Debu

Seiring waktu mengikis aku.
Laksana daun mengering dan jatuh
Aku
Debu yang mulai tersapu.

Senin, 09 Juli 2012

Sang Petualang

Enyah kau!!
Aku bosan,muak melihatmu!!.
Mata ini sudah terlampau kering melihatmu..
(terengah-engah dan sengkuyungan)
Kau tak lagi kekar
Kegagahanmu raib,terlindas oleh waktu.

Sudah ku putuskan akhir untukmu,
Esok rencana telah usai (semoga)
Bukan aku tak menghargaimu!
Memang sudah paripurna waktumu.
Biar para pemuda yang temaniku.
Meneruskan pengabdianmu,
Bersamaku,
Berpetualang sembari menulis goresan hidup.

Jumat, 06 Juli 2012

KERJA NYATA SEBUTNYA

Datang dan berbahagialah!!
Hari besar yang membesarkan kita,
Dan mereka,
Mengabdi untuk semua,
Membaur untuk maju bersama,
Untuk mereka,
Genggam erat tanganmu,
Jangan terlucuti olehnya,
Rapatkan jaring kepalamu.

Kamis, 05 Juli 2012

WULAN

Masih sama,
Merobek sekat tipis yang melekat
Menggigil,mengerang
Dan,
Terlena akan ke-elokanmu

Selasa, 03 Juli 2012

ANGAN ANGAN

Sebuah kata nan sederhana,
Nan menakjubkan akhirnya,
Mimpi mengangkat,mengikat hasratku.
Ingin aku melayang bersamanya,
Dan aku buat nyata laksana lainnya.

Mimpi,
Bertahan dalam kekuatan,
Berharap dalam doa,
Berjuang dalam nyata.

Mimpi,
Kamulah mimpiku,
Itulah mimpiku,
Inilah citaku.
Duduk bersandarlah disini.
Menggapai keajaiban  mimpi.

Sabtu, 30 Juni 2012

Keluh ku

Sedingin inikah sikapmu,
Menusuk,
Menyelinap ditubuhku,
Melapukkan hati,
Membekukan nalarku,

DEWI

Aku menikmati saat-saat kita bertatap tanpa kata,
Aku nikmati pula saat mencuri mata indahmu,
Dan tak lupa,
Menerka tawamu,
Menerka tatapan sihirmu,
Disini,
Aku selalu menunggumu,
Menanti asa bertegur sapa,
Menanti asa bertukar rasa,
Menanti goresan hidup bersamamu,

DEWI by alexa

Ku tanamkan hatiku tumbuh bersamamu
Tak ‘kan ku petik hingga akhir masa hidupku
Dengarlah kau,
Selama bumi berputar
Ku tetap milikmu
Dewi,
Bukalah ke dua matamu
Pandanglah ruang di hatiku
Dewi,
Berikan nafasmu untukku
Agar ku hidup bersamamu
Terus bersamamu

Hal Lalu

Aku mengingatmu,
Saat kita berpandang,
Bertukar senda gurau,
Berpadu dan,
Berbagi kasih sayang.

Jumat, 29 Juni 2012

Ingin Aku

Sekali lagi,
Apa kamu bisa duduk disini?
Mendengarkan rintihan lirih..!
Tangis,kesal,keluh kesah yang menindih.!
Disini,
Dibawah sinar bulan malam ini.

Kamu

Menikmati hamparan biru,
Berseri-seri sembari merayu,
Menapak langkah sunyi nan merdu,
Biarlah aku termangu,mengikis tumpukan rindu,