Rabu, 23 Oktober 2013

berlari dan pergi

**
Jika sampai
tolong jangan kamu lihat aku
biar serakan hati aku bawa pergi
Berlari

Lalu candamu mayu
menguap bersama luka luka
Kering kerontang!!
Dan masih berserakan

Petang ini aku putuskan
aku rajut lagi mimpi dihati
Dengan serakan yang aku pilah
Dengan aku dan mereka
bukan kamu

Janganlah meradang sendu
pagi itu kamu tetap syahdu
tatapan sihir itu masih susah aku hapus sendiri
Ya . . . tatapan sihir yang merasuki hati

Rabu, 16 Oktober 2013

tak bersahabat

Hunian ini masih tak bersahabat
Perlahan menikam sudut sudut sempit itu
Masih sama dengan uraiannya
Masih sama dengan kontraksinya
Bahkan temaram lampu tiang itu ikut bersembunyi dibalik gelapnya malam

Senin, 29 Juli 2013

Awan

Bahkan awan pun enggan berkawan
Ketika terik jatuh diubun ia diam
Itu ujian buat kalian teriaknya

Bahkan awan pun bertipu daya
Ketika panas menyengat ia menyejukkan
Sedang guyuran hujan ia tumpahkan

Minggu, 14 Juli 2013

Aku masih disini

Sedari dulu aku tak ragu
Sebelum embun aku telah meramu
Biarpun senja aku tetap memuja

Meski hati tak secerah mentari
meski raga tak sekuat dunia
Aku masih disini
Menikmati cerahnya mentari
Menikmati hidup silih berganti

Sabtu, 06 Juli 2013

Pohon

Hari itu kutanam pohon
kusiram perlahan saban hari
Sekali lebih kuberi pupuk untukmu tumbuh
Mengembang dan menyejukkanku
Hari itu kau cabut
-- entah kau menghilang kemana

Inilah kasihmu . .

Ahh . . maafkan aku melupa akanmu
Jalan ini melototkanku !
Tercengang . kagum -- masih tanpa kata
Inilah kasihmu . .
Mimpi yang selalu aku genggam
mulai nyata
Mengalir nyata didepanku

Kunangkunang

Kunangkunang itu terbang kesana
Mencarimu dalam gelap yang dijadikannya nirvana
Kunangkunang itu mencipta keindahan untuk mereka untuk semua

Antara aku , aku dan aku

Hilang dan mengalir
Terucap . . . lenyap
Memang tak terkait waktu
namun takkah kau lupa?
Itu ada , pernah terucap
Dan masih ada
Antara aku , aku dan aku

Selasa, 25 Juni 2013

menulis alur cerita berdua

Aku sadar . . . aku tak tahu tanpamu
Tanpa kata . . tiada nyali pula .
Tapi hati . .
Meronta , menggebu ingin menyandingmu
Berjalan . . terbang . .
Menari . . menulis alur cerita berdua
Selamanya .

Senin, 17 Juni 2013

Tak seharusnya aku . . .
Terdiam . . mengikutinya . .
Membakar . . kalian
Dengan tutur lentur .
Dengan telunjuk kerasanku
Aku salah

Tak pernah sebelumnya

Saat jalan ini mulai terbuka ,
Aku tahu takkan ada berduka
Canda , keluh menyatu merindu .
Tak pernah sebelumnya . . senyaman ini ,
Tak pernah sebelumnya . .
Segelisah
Setakut hati ini saat tanpamu

Senin, 11 Maret 2013

Hebat


Kamu membunuhku .
Kamu menikam sendi sendi nalarku .
Kamu mengacaukan rentetan sajak sajak ku .
Hebat ,
Sekarang aku tak tahu

Jumat, 08 Maret 2013

Jika benar biarlah


Jika benar biarlah mendayung sampai ke ujung sana .
Ke halaman baru dalam catatannya dengan goresan goresan kalian .

Jika benar biarlah berjuang sampai ketitik sana .
Ke arah penantianmu , kebahagiaan yang selalu dicari dalam mimpi.

Kamis, 07 Maret 2013

Yang ada itu fana


Giduhnya selaras ,
melucutiku pelahan dengan anak panahnya .
Berminggu lalu , menemaniku dengan hangat
Bukanlah perpisahan tersirat dalam rautmu
Bukanlah warna lalu yang terulang
Bukanlah pesan hangat yang terbakar terik

Yang ada itu fana ,
Penuh tanya , setelahnya keluar jelas ungkapmu
Penuh harap surat pisah diantaranya
Penuh hasrat bagi waktu yang terlampau lama

Jumat, 01 Maret 2013

Ingat itu


Apa dia sadar dengan omongannya ?
Cobalah berfikir sejenak .
Janganlah kau lukai dengan juangmu itu .
Jangan sampai aku termakan olehmu , menarikku ketepian sunyi .
Sesalku bukanlah kamu .
Ingat itu .

Selasa, 19 Februari 2013

Bunga by Sapardi Djoko Damono

Bahkan bunga rumput itu pun berdusta .
Ia rekah di tepi padang waktu hening pagi terbit ;
siangnya cuaca berdenyut . .
ketika nampak sekawanan gagak terbang berputar-putar di atas padang itu ;
malam hari ia mendengar seru serigala .
Tapi katanya , 
"Takut? Kata itu milik kalian saja , para manusia . Aku ini si bunga rumput , pilihan dewata ! "

Bahkan bunga rumput itu pun berdusta .
Ia kembang di sela-sela geraham batu-batu gua pada suatu pagi , 
dan malamnya menyadari bahwa tak nampak apa pun dalam gua itu 
dan udara ternyata sangat pekat 
dan tercium bau sisa bangam 
dan terdengar seperti ada embik terpatah 
dan ia membayangkan hutan terbakar dan setelah api . . .
Teriaknya ,
 " Itu semua pemandangan bagi kalian saja , para manusia ! Aku ini si bunga rumput : pilihan dewata ! "

Senin, 18 Februari 2013

Yang fana adalah Waktu

Yang fana adalah waktu . 
Kita abadi :
memungut detik demi detik , merangkainya seperti bunga
sampai pada suatu hari
kita lupa untuk apa .
" Tapi , yang fana adalah waktu , bukan ? "
tanyamu .
Kita abadi .

#Sapardi Djoko Damono

Aku by Chairil Anwar

Kalau sampai waktuku
'Ku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau

Tak perlu sedu sedan itu

Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang
Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang

Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari . .
Hingga hilang pedih peri

Dan aku akan lebih tidak perduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi

Kamis, 14 Februari 2013

Menakutiku

Apa hari lalu menundukkan aku?
Memekik
Menggiring aku dalam tepian . .
Memecah teriakan bingar . . semua . .
Menakutiku . . .
-- dengan ilusi nyatamu --
-- dengan waktu yang kau tahu --




Rabu, 13 Februari 2013

Cerita Lalu

Dan cerita itu mengalir lagi . .
Aku ,kamu dan dia .
Kalian . .

Wahai sang Pemilikku. .


Aku sadar. .
Tanpamu aku tak ada. .
Tanpamu aku tak tahu antara gelap dan terang
Tanpamu aku tak tahu kemana arah kan ku tempuh. .
Terlalu jauh aku meninggalkanmu. .
Melupa akan semua yang seharusnya. .
Melangkah pada yang tak seharusnya. .
Aku rindu mengingatmu. .
Mengagungkan namamu. .
Menjadikanmu penuntunku. .
Aku rindu berada didekatmu. .
Serentak bergema mengumandangkanmu. .
Tersadar hati ini terlampau kotor
Dan bahkan tak pantas untuk kau sebut lagi.
Maafkanlah aku. .
Manusia yang berlumur dosa
Manusia yang penuh kemunafikan
Tuntunlah aku,wahai sang pemilikku. .

Berkhayal


Hari mulai berganti. .
Perlahan namun pasti,tak telintas olehku. .
Seberapa lama seperti ini. .
Seonggok tubuh tak berdaya,tiada guna pula. .
Pikiran ini mulai berilusi,mengingatmu. .
Menerka yang engkau rencana.  .
Menerka entah kemana. .
Tanpa sadar pula,aku menyeretmu. .
Mengikuti ilusiku,
Mengikuti jejak jejak ku. .
Mungkin maaf takkan hilangkan waktu lalu
Takkan pula menghapus memorimu. .
Aku sadar. .
Aku tahu dan tak tahu tentang semua itu

Arti Cinta


Apa kamu tahu apa itu cinta??
Apa kamu pernah lepas,hilang tanpa cinta. . .
Lihat lah. .
Hiruk pikuk canda tawa,menguatkan cinta mereka. .
Tetesan air mata tanpa hingga,menumbuhkan cinta mereka. .

Berbagi lah. .
Dengan mereka saudara kita. ,
Dengan mereka yang tertimpa musibah. ,
Dengan mereka tanpa kita tahu siapa mereka. ,

Tunjukkan kepada mereka, .
Arti persaudaraan kita semua. .
Rasa sayang dan cinta kepada sesama. .
Rasa memiliki dan sepenanggungan. .

Cinta bukanlah seberapa besar.  .
Cinta bukanlah seberapa hebatnya kita. .
Cinta bukan hanya sebuah kata yang melunakkan mereka. .
Cinta adalah keikhlasan untuk mereka. .
Melangkah nyata hanya berbuat untuk mereka. .

Ingatlah cinta . .
Dari dalam hati yang menjadikanmu berseri . ,
Ingatlah cinta. .
Disaat kamu melihat dunia. .
Ingatlah cinta. .
Mengalir seirama dengan nafasmu,yang menjadikanmu hidup
Ingatlah cinta. .
Menggerakan hatimu. .
Menuntunmu dalam kebahagiaan yang selalu kau cari.

Rabu, 06 Februari 2013

The Special One

Lihatlah. . .
Karangpun rapuh olehnya.
Nyata hebat.
Berbanggalah kita
Mengenalnya.
Menjadi saksi hidupnya. . .
Dia diantara kita.

Percayalah . .!!

Aku yakin hujan itu kan berlalu. .
Berganti bintang bulan kan temanimu. . .
Tak peduli siapa kamu
Tak peduli siapa melamun
Tak peduli siapa menyendu
Biarlah air hujan membasuhmu. .
Menggantinya dengan kilauan indah diangkasa.

Selasa, 22 Januari 2013

Jika aku. . .

Terangkai sudah semua. . .
Dengan seksama
Dengan sempurna
Untuk kekasihku. . ,
Untuk pemilik hatiku. . .
Terungkap dengan lembut , dengan rasa yang sama.
Satunya kata. .
Jika aku. . . .

Jika aku..

Apa telah sampai. . .
Semilir merdu ungkapan ini. . .
Melewati jalan berliku , .
Melewati senja yang menua. . .
Melewati deretan nama,satu per satu
Dan berbisik kedalam hatimu, , ,
Jika aku. . . .