Giduhnya selaras ,
melucutiku pelahan dengan anak panahnya .
Berminggu lalu , menemaniku dengan hangat
Bukanlah perpisahan tersirat dalam rautmu
Bukanlah warna lalu yang terulang
Bukanlah pesan hangat yang terbakar terik
Yang ada itu fana ,
Penuh tanya , setelahnya keluar jelas ungkapmu
Penuh harap surat pisah diantaranya
Penuh hasrat bagi waktu yang terlampau lama
Tidak ada komentar:
Posting Komentar